Aku Tidak Menjauh, Aku Hanya Sedang Menjaga Diriku Sendiri
Ada kalanya aku memilih diam.
Mengurangi percakapan, membatasi pertemuan, dan tidak selalu hadir seperti biasanya. Dari luar, itu terlihat seperti menjauh.
Beberapa orang mulai bertanya, bahkan ada yang beranggapan aku berubah. Dibilang lebih dingin, lebih tertutup, atau bahkan tidak peduli lagi.
Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu.
Bukan Menjauh, Tapi Beri Jarak
Aku tidak benar-benar pergi. Aku hanya mengambil jarak sejenak. Bukan karena tidak peduli, tetapi karena aku mulai menyadari bahwa tidak semua hal bisa terus kujalani tanpa jeda.
Ada titik di mana energi terasa habis. Terlalu banyak interaksi, terlalu banyak penyesuaian, terlalu banyak hal yang harus dipahami.
Di titik itu, aku memilih berhenti sejenak.
Menjaga Diri Itu Penting
Dulu, aku sering memaksakan diri untuk tetap hadir. Takut dianggap berubah, takut mengecewakan, takut kehilangan hubungan. Akhirnya, aku lebih sering mengabaikan diriku sendiri.
Namun semakin lama, aku sadar bahwa menjaga diri bukanlah bentuk keegoisan.
Justru, itu adalah bentuk tanggung jawab.
Jika aku terus memaksakan diri, aku bukan hanya lelah, tapi juga bisa kehilangan keseimbangan dalam hidupku sendiri.
Tidak Semua Hal Harus Dipertahankan dengan Cara yang Sama
Aku mulai belajar bahwa setiap hubungan punya cara yang berbeda untuk dijaga. Tidak semuanya harus intens, tidak semuanya harus selalu dekat.
Ada hubungan yang tetap baik meski jarang bertemu. Ada juga yang justru membaik ketika diberi ruang.
Menjaga jarak bukan berarti mengakhiri. Kadang, itu justru cara agar semuanya tetap sehat.
Belajar Mengerti Diri Sendiri
Pelan-pelan aku mulai memahami apa yang kubutuhkan. Kapan harus hadir, dan kapan harus beristirahat. Kapan harus berbicara, dan kapan cukup diam.
Aku tidak lagi merasa bersalah karena memilih diriku sendiri.
Karena jika aku tidak menjaga diriku, siapa lagi?
Penutup
Aku tidak menjauh.
Aku hanya sedang menjaga diriku sendiri, agar tetap utuh dan tidak hilang di tengah banyaknya tuntutan.
Dan bagi yang benar-benar mengerti, mereka tidak akan melihat ini sebagai jarak, melainkan sebagai proses.
Komentar
Posting Komentar