Aku Tidak Menjauh, Aku Hanya Sedang Menjaga Diriku Sendiri
Sering kali ketika aku mengurangi interaksi, orang mengira aku berubah. Dibilang menjauh, menjadi lebih dingin, atau bahkan tidak peduli lagi. Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Aku tidak benar-benar pergi; aku hanya mengambil jarak sejenak untuk menjaga diriku sendiri.
Ada masa ketika energi terasa habis karena terlalu banyak penyesuaian dengan lingkungan sekitar. Terlalu banyak percakapan, terlalu banyak ekspektasi, dan terlalu sedikit ruang untuk bernapas. Di titik itulah aku memilih mundur sejenak, bukan untuk menghilang, tetapi untuk memulihkan diri.
Menjaga diri bukanlah bentuk keegoisan, melainkan tanggung jawab terhadap kesehatan emosional. Jika aku terus memaksakan diri, aku justru akan kehilangan keseimbangan dan tidak bisa hadir secara utuh bagi orang lain.
Aku tetap peduli, hanya saja dengan cara yang lebih tenang. Tidak semua hubungan harus dijaga dengan intensitas yang sama. Memberi jarak terkadang justru membuat hubungan menjadi lebih sehat dan bermakna.
Kini aku tidak lagi merasa bersalah ketika memilih waktu untuk diri sendiri. Karena aku percaya bahwa dengan menjaga diri, aku bisa kembali dengan versi yang lebih utuh dan lebih siap menghadapi kehidupan.
.png)
Komentar
Posting Komentar